
JAKARTA, FAKTA1.COM— Sebuah Negara Bagian yang berpenduduk 3.898.747 atau luas kota LA sekitaran 121.385,0 km2 kini menghadapi musibah Bencana Alam Kebakaran yang tidak di sangka sangka.
Kebakaran seluas 36.000 hektar melumpuhkan kota LA dan para pengungsi berjumlah 200.000 penduduk mencari tempat aman. Kondisi kota LA banyak terjadi penjarahan sehingga keamanan tidak lagi terjamin.
Kemungkinan dampak dari kebakaran yang sangat luas ini bisa terjadi kelaparan dan tingkat kriminal tinggi.
Prof KH Sutan Nasomal SH,MH menghimbau Presiden RI Bapak Jendral H. Prabowo Subianto agar mengevaluasi 10 tahun kebelakang. Banyak wilayah di NKRI yang mudah terjadi kebakaran karena memiliki hutan gambut kering yang luas. Baik di Sumatera atau Kalimantan serta Papua. Di beberapa kepulauan juga seperti NTB & NTT juga memiliki savana atau padang rumput yang luas. Kebanyakan berada diwilayah yang kering serta sumber air yang minim.
- Kapten PSIM Yogjakarta, Reva Adi: Sidrap Cup Bisa jadi Ajang Silaturahmi Pemain Liga 1
- Tiga Kali Mangkir, Dirut Tambang Nikel di Sultra Akhirnya Dijemput Paksa Kejagung
- Tiga Tahun untuk Kasus Perkosaan? Publik Soroti Tuntutan Jaksa terhadap Oknum Polisi di Maros
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Maka perlu Bapak Presiden RI tegas kepada POLRI & TNI bertanggung jawab bila terjadi kebakaran hutan serta mampu mengatasi diwilayah kerjanya.
Pemerintah pusat tidak mau ada pembalakan liar serta merusak hutan dengan dibebaskannya Ilegal
Dampak kebakaran yang luas akan memiskinkan Masyarakat serta merugikan Negara menurut Prof KH Sutan Nasomal SH,MH.
Indonesia harus memiliki kemampuan tekhnologi yang maju untuk mengatasi kebakaran hutan. POLRI & TNI harus menjaga sumber sumber air di wilayah perkebunan serta hutan.
Ketahanan Keamanan Negara harus kuat. Maka para Inteligen Negara harus tanggap memperhatikan NKRI agar tidak terjadi bencana alam.
270 juta lebih Masyarakat Indonesia meminta Cakap serta Tanggap Pemerintah pusat dengan kondisi NKRI yang banyak terjadi bencana alam. Agar tidak terjadi krisis dan kemiskinan bertambah meluas dimasyarakat
- Kapten PSIM Yogjakarta, Reva Adi: Sidrap Cup Bisa jadi Ajang Silaturahmi Pemain Liga 1
- Tiga Kali Mangkir, Dirut Tambang Nikel di Sultra Akhirnya Dijemput Paksa Kejagung
- Tiga Tahun untuk Kasus Perkosaan? Publik Soroti Tuntutan Jaksa terhadap Oknum Polisi di Maros
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Sebuah pembelajaran yang sangat jelas dari peristiwa di LA amerika. Kerugian mencapai hingga US$150 miliar atau sekitar Rp2.430 triliun dan akan terus bertambah.
Semoga hal ini tidak akan terjadi pada masa depan INDONESIA
Narasumber : Prof KH Sutan Nasomal SH,MH








Tinggalkan Balasan