
SIDRAP, FAKTA1.COM – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kompleks SKPD Sidenreng Rappang (Sidrap) pada Senin (27/4/2026). Pemerintah Kabupaten Sidrap resmi menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30, sebuah momentum besar yang menandai tiga dekade perjalanan desentralisasi di Indonesia.
Dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, upacara ini bukan sekadar seremoni rutin. Kehadiran jajaran elit daerah, mulai dari Wakil Bupati Nurkanaah, Sekda Andi Rahmat Saleh, hingga unsur Forkopimda, mempertegas soliditas pemerintahan dalam mengawal pembangunan di Bumi Nene Mallomo.
Mewujudkan Asta Cita dari Daerah
Mengusung tema besar “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menitikberatkan pada kemandirian daerah sebagai pilar pembangunan nasional. Dalam amanat Menteri Dalam Negeri yang dibacakannya, Bupati Syaharuddin menegaskan bahwa otonomi adalah “senjata” utama untuk mempercepat pemerataan.
“Sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci. Kita harus memastikan tidak ada program yang tumpang tindih atau anggaran yang terduplikasi,” tegas Syaharuddin.
- Upacara Bendera di Wajo Jadi Momentum Penguatan Jiwa Nasionalisme Prajurit TNI
- Klarifikasi Soal Video Viral, Keluarga Sebut Hubungan Sah dan Bukan Oknum DPRD Sulsel, tapi DPRD Enrekang
- Bupati Wajo Hadiri Harlah ke-92 GP Ansor di Tosora, Tekankan Sinergi Ulama dan Pemerintah
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Poin-Poin Strategis Arahan Bupati:
Reformasi Birokrasi: ASN diminta keluar dari zona nyaman administrasi
Kedisiplinan Fiskal: Menindaklanjuti arahan Presiden RI, seluruh instansi diinstruksikan untuk hidup sederhana dan menghentikan pemborosan anggaran.
Dampak Nyata Masyarakat: Setiap rupiah dalam APBD harus dipastikan memberi nilai tambah, terutama untuk ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi lokal.
Sinergi yang Membuahkan Hasil
Bupati Syaharuddin juga mengapresiasi kolaborasi harmonis antara Pemkab Sidrap dengan instansi vertikal dan Forkopimda. Menurutnya, keselarasan program dengan pemerintah pusat telah memberikan dampak yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
- Upacara Bendera di Wajo Jadi Momentum Penguatan Jiwa Nasionalisme Prajurit TNI
- Klarifikasi Soal Video Viral, Keluarga Sebut Hubungan Sah dan Bukan Oknum DPRD Sulsel, tapi DPRD Enrekang
- Bupati Wajo Hadiri Harlah ke-92 GP Ansor di Tosora, Tekankan Sinergi Ulama dan Pemerintah
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Alhamdulillah, kolaborasi ini telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sidrap. Kami berkomitmen untuk terus menyelaraskan program pusat demi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.
Peringatan ini ditutup dengan harapan besar agar di usia yang ke-30, Otonomi Daerah semakin dewasa dalam menciptakan inovasi yang mampu menjawab tantangan global dari tingkat lokal.
Editor: Redaksi Sidrap Terkini








Tinggalkan Balasan