
FAKTA1.COM, BONE – Prestasi membanggakan datang dari seorang santri asal Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Muhammad Bintang Ilham Cempa. Ia menjadi salah satu santri yang sukses dikhatamkan dalam gelaran Khataman Hafalan Al-Qur’an 30 Juz oleh Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an (PPTQ) Ulul Albab, Ahad (17/5/2026).
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini digelar di Sekretariat Yayasan Cahaya Dua Putra, BTN Bone Biru Indah Permai Blok C1 Nomor 1, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Dengan mengusung tema “Membentuk Generasi Islami yang Berjiwa Qur’ani”, prosesi ini menjadi bukti nyata lahirnya generasi penjaga kalamllah.
Perjuangan Berat yang Berbuah Kebanggaan
Muhammad Bintang Ilham Cempa merupakan putra dari pasangan H. Muchtar Cempa dan Hj. Hasna, SE. Sang ibu, Hj. Hasna, yang juga dikenal luas sebagai Lurah Latoma, Kecamatan Unaha, Kabupaten Konawe, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagianya.
Bagi keluarga, pencapaian Bintang menuntaskan kalam Allah sebanyak 30 juz adalah sebuah anugerah luar biasa yang diperjuangkan dengan tidak mudah.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bersyukur karena anak kami mampu menyelesaikan hafalan 30 juz. Perjalanannya berat, tetapi ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami sebagai orang tua,” ujar Hj. Hasna dengan penuh rasa syukur.
Ia juga menyematkan doa dan harapan agar pencapaian putranya ini bisa menjadi pemantik semangat bagi santri-santri lain untuk tidak menyerah dalam menghafal, serta senantiasa mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di kehidupan nyata.
Prosesi Ujian yang Khidmat
Rangkaian acara sakral ini diawali dengan sesi ikhtibar atau ujian hafalan. Kemampuan para santri, termasuk Bintang, diuji secara langsung melalui pembacaan ayat-ayat pilihan di hadapan para undangan. Setelah ujian dinyatakan lulus, prosesi khataman Al-Qur’an dipandu
Acara penting ini turut disaksikan oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya:
- Andi Zainal Wahyudi, Dewan Penasehat Pondok yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bone (mewakili Pemerintah Kabupaten Bone).
- Andi Nur Budiman, perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Bone.
- Pengurus yayasan, panitia, serta seluruh orang tua santri yang hadir dengan perasaan bangga.
Apresiasi Pemerintah dan Fokus Karakter Ponpes
Mewakili Pemerintah Kabupaten Bone, Andi Zainal Wahyudi memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi PPTQ Ulul Albab. Menurutnya, pondok tahfidz seperti ini memiliki andil besar dalam membantu pemerintah mencetak SDM yang berakhlak mulia. Ia juga mengajak masyarakat luas untuk ikut serta mendukung perkembangan pesantren, baik sebagai donatur maupun dengan memercayakan pendidikan anak-anak mereka di sana.
Di sisi lain, Pimpinan PPTQ Ulul Albab, KH Nandar Trijaya menegaskan bahwa selain memperkuat hafalan Al-Qur’an, fokus utama pondok adalah pembinaan akhlak. Keseimbangan antara ilmu agama dan karakter dinilai sebagai benteng utama generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman. Kedepannya, PPTQ Ulul Albab juga berencana melebarkan sayap dengan membangun sekolah formal demi mendukung kecerdasan bangsa.
Keberhasilan Muhammad Bintang Ilham Cempa, santri jauh asal Konawe yang sukses menaklukkan 30 juz di tanah Bone, menjadi bukti nyata bahwa jarak bukan halangan untuk mencetak prestasi spiritual yang tinggi, sekaligus menjadi inspirasi besar bagi generasi muda religius di masa depan.(*)








Tinggalkan Balasan