
KONAWE, FAKTA1.COM – Persiapan pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kab. Konawe ke-XII terus menunjukkan progres yang positif. Ketua Badan Pekerja Konfercab (BPK), Muh Fauzi Al Fatih atau bisa yang disapa Al Maranai, menyatakan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan berjalan aman, damai, dan sesuai jadwal yang telah direncanakan.
“Segala persiapan teknis maupun administratif telah kami maksimalkan. Saat ini, kami memastikan bahwa pelaksanaan Konfercab PMII Ke-XII ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif,” ujar Al Maranai saat ditemui pada Kamis, 9 Januari 2025.
Ia juga menambahkan bahwa tahapan awal, seperti pendataan peserta, penyusunan jadwal, serta koordinasi dengan pihak terkait, sudah rampung dilakukan. BPK juga telah menggelar rapat teknis untuk memantapkan berbagai hal, termasuk tempat, konsumsi, dan fasilitas pendukung lainnya.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan penuh dari seluruh anggota dan kader PMII Cabang Kab. Konawe, baik itu dari senior, alumni, maupun stakeholder lainnya. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk menjadikan Konfercab ke-XII ini sebagai momentum kebangkitan dan penguatan organisasi,” tambah Al Maranai.
Dengan tema besar “Meneguhkan Peran PMII Sebagai Garda Terdepan Dalam Mengawal
Konfercab PMII ke-XII dijadwalkan akan berlangsung di Aula Hotel Al Ghishan Kel. Tuoy pada tanggal 10 Januari 2025 dan akan dihadiri oleh anggota dan kader PMII dari seluruh komisariat dan rayon di bawah naungan Cabang Konawe. Berbagai agenda penting, seperti pemilihan ketua cabang baru dan Ketua Kopri PMII baru dan pembahasan program kerja strategis, menjadi fokus utama kegiatan ini.
“Harapan kami, Konfercab ini tidak hanya menjadi forum musyawarah, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi antar-anggota dan kader. Semua peserta diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” pungkas Al Maranai.
Konfercab PMII Ke-XII ini menjadi momen penting dalam perjalanan organisasi untuk terus berkontribusi secara nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan (Ql)








Tinggalkan Balasan