
SIDRAP, FAKTA1.COM— Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, mengapresiasi langkah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pengolahan hasil pertanian di daerah sendiri untuk menciptakan nilai tambah dan memperkuat pertumbuhan ekonomi.
Apresiasi tersebut disampaikan Dradjad saat peluncuran Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) 2026 di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Jumat (23/10/2026).
Dalam sambutannya, Dradjad menyoroti potensi pengolahan hasil pertanian di daerah yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi hingga dua digit. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.
“Jadi rupanya, dengan satu kabupaten atau satu kota mengolah hasil pertaniannya sendiri, pertumbuhannya bisa sampai double digit. Jadi ini sangat luar biasa. Mudah-mudahan bisa dicontoh kabupaten kota lain. Tepuk tangan untuk Sidrap,” ujarnya.
Apresiasi itu bukan kali pertama disampaikan. Dalam siaran pers Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 14 Oktober 2026, Dradjad secara khusus menyebut Sidrap sebagai contoh daerah yang mendorong pengolahan gabah di daerah sendiri untuk menciptakan nilai tambah ekonomi.
Menurutnya, pengolahan gabah di daerah asal memungkinkan aktivitas ekonomi yang sebelumnya dilakukan di daerah lain dapat berkembang di wilayah penghasil. Dengan demikian, nilai tambah dari komoditas pertanian dapat dinikmati secara lebih luas, menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga, sekaligus memperkuat perekonomian setempat.
Peluncuran GPIPS Sulampua 2026 diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antardaerah dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan pangan, serta memperlancar distribusi di kawasan timur Indonesia.
Mengusung tema “Memperkuat Konektivitas dan Rantai Pasok untuk Ketahanan Pangan Sulampua di Tengah Risiko Iklim”, kegiatan tersebut ditandai dengan seremoni pelepasan tali kapal secara virtual serta pelepasan truk Mini Distribution Center Tokomoditi Kota Makassar.
Acara dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Deputi Bank Indonesia Thomas Djiwandono, serta sejumlah kepala daerah.
Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, turut hadir sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung upaya bersama mengendalikan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan.
Nurkanaah menyebut GPIPS menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, dan memastikan ketersediaan pangan yang sejahtera bagi masyarakat, khususnya di kawasan timur Indonesia.
“Sebagai daerah lumbung pangan, Sidrap siap berkomitmen mendukung gerakan ini melalui penguatan produksi pertanian, hilirisasi, dan distribusi pangan yang merata,” tandasnya.(*)







Tinggalkan Balasan