Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7467 Lihat semua

SIDENRENG RAPPANG,F1 – Masjid Agung Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berubah menjadi lautan ilmu pada Ahad (21/6/2026). Ribuan dai, asatidzah, dan tokoh agama dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul dan memadati rumah ibadah tersebut untuk menghadiri Tabligh Akbar Daurah Asatidzah Nasional Sidrap 2026.

​Agenda akbar tahun ini mengusung tema strategis: “Melalui Daurah Asatidzah Nasional Kita Perkuat Pendidikan Diniyah Menuju Sidrap Lumbung Penghafal Al-Qur’an”. Tak sekadar menjadi wadah pembinaan keilmuan, momentum ini juga menjadi ajang konsolidasi para ulama dalam memperkuat pilar dakwah serta kontribusi sosial di tengah masyarakat.

​Istimewanya, acara ini menghadirkan pemateri internasional, Syaikh Nu’man bin Abdul Karim Al-Wathari, yang merupakan dai sekaligus pembimbing agama dari Kementerian Wakaf dan Irsyad Republik Yaman di bidang Bimbingan dan Penyuluhan.

​Komitmen Pemkab: Sidrap Lumbung Penghafal Al-Qur’an
​Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, yang membuka langsung kegiatan ini, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas dipilihnya Sidrap sebagai pusat berkumpulnya para ulama nasional.

​“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang, saya mengucapkan Ahlan wa Sahlan kepada Syaikh Nu’man bin Abdul Karim Al-Wathari dan seluruh Asatidzah Nasional di Bumi Nene Mallomo yang kita cintai. Kehadiran para guru kita ini adalah kehormatan yang luar biasa bagi daerah kami,” ujar Syaharuddin hangat.

​Dalam pidatonya, Syaharuddin menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak boleh hanya diukur dari pembangunan fisik dan ekonomi belaka. Fondasi yang jauh lebih kokoh ke depan adalah penguatan akidah, akhlak, dan ilmu syar’i di tengah masyarakat.

​Ia menegaskan bahwa visi menjadikan Sidrap sebagai lumbung penghafal Al-Qur’an bukanlah slogan kosong, melainkan cita-cita besar yang diikhtiarkan bersama antara pemerintah, ulama, dan warga.

​“Melalui forum yang mulia ini,

saya mengajak seluruh masyarakat Sidrap untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah,” tambahnya, sembari berharap materi terkait tauhid, persatuan, dan kepemimpinan yang adil dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

​Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Muda
​Di sisi lain, Ketua Panitia Daurah Asatidzah Nasional Sidrap 2026, Rahmat Hidayat, menghaturkan terima kasih kepada Forum Asatidzah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat atas kepercayaan besar yang diberikan kepada Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah.

​Rahmat menjelaskan bahwa esensi dari kegiatan ini bergerak melampaui batas seremonial. Daurah ini memiliki nilai taktis dan strategis untuk meningkatkan kapasitas para pendidik Islam.

  • ​Pendalaman Ilmu: Para asatidz dapat menimba ilmu syar’i secara langsung (talaqqi) dari ulama internasional.
  • ​Penguatan Manhaj: Memantapkan manhaj pendidikan Islam yang lurus di lembaga-lembaga pendidikan.
  • ​Sinergi Dakwah: Membangun jejaring komunikasi yang lebih luas antar-lembaga dakwah se-Indonesia.

​”Penguatan pendidikan Al-Qur’an dan pendidikan diniyah merupakan investasi jangka panjang bagi Kabupaten Sidenreng Rappang,” tegas Rahmat.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran Pemkab Sidrap, OPD, kecamatan, kelurahan, hingga aparat keamanan yang menjaga acara tetap kondusif.

​Dihadiri Berbagai Elemen Bangsa
​Kemegahan acara ini kian lengkap dengan kehadiran jajaran unsur Forkopimda, Asisten Setda Sidrap, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian di lingkup Sekretariat Daerah, serta ASN dan non-ASN Pemkab Sidrap.

​Turut hadir pula para alim ulama lokal, pimpinan pondok pesantren, dan tokoh masyarakat yang berbaur bersama ribuan jamaah, menandai semangat kolaborasi yang kuat demi mewujudkan masa depan Sidrap yang religius dan berkah. (*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.