
FAKTA1.COM,SIDRAP— Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, dan Wakil Bupati Nurkanaah, meninjau pompa listrik untuk irigasi sawah di Kelompok Tani Karya Bersama, Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Rabu (12/3/2025).
Dalam kesempatan itu, Syaharuddin juga melihat langsung persawahan yang menggunakan pupuk organik cair berbahan dasar kotoran sapi dan bahan alami lainnya, tanpa pupuk subsidi.
Ia mengutarakan, di lokasi itu, petani menggunakan listrik masuk sawah dan pupuk organik. Tahun lalu hasil panennya mencapai 8 ton per hektare.
- Cuaca Sidrap Besok Bikin Bingung, Pagi Berpeluang Hujan, Siang Malah Menyengat 30 Derajat
- Kereta Makassar–Parepare Makin Diminati, Penumpang Tembus 1 Juta Orang, Sulsel Mulai Tinggalkan Ketergantungan pada Jalan Raya
- Soppeng Diam-Diam Ganti 222 Pejabat dalam Sehari, Ada Apa di Balik Perombakan Besar Ini?
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Insya Allah targetnya tahun ini 10 ton per hektar ini tanpa menggunakan pupuk kimia, ini organik,” katanya.
Ia mendorong petani untuk beralih ke pupuk organik dan belajar pengolahannya di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Karya Bersama.
“Penggunaan pupuk organik itu bagus, hanya saja masih banyak yang enggan belajar,”
Dipaparkannya, pupuk organik dibuat dari kotoran dan urine sapi yang dicampur dengan bakteri tertentu hingga menjadi pupuk organik cair (COC).
- Cuaca Sidrap Besok Bikin Bingung, Pagi Berpeluang Hujan, Siang Malah Menyengat 30 Derajat
- Kereta Makassar–Parepare Makin Diminati, Penumpang Tembus 1 Juta Orang, Sulsel Mulai Tinggalkan Ketergantungan pada Jalan Raya
- Soppeng Diam-Diam Ganti 222 Pejabat dalam Sehari, Ada Apa di Balik Perombakan Besar Ini?
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Inilah dipakai tadi sawahnya Pak Rahman penghasilannya tahun lalu 8 ton per hektar target tahun ini bisa 10 ton per hektar,” jelasnya.
Selain itu, Syaharuddin menekankan bahwa program listrik masuk sawah akan terus dikembangkan agar merata di seluruh Kabupaten Sidrap.
Turut mendampingi dalam kunjungan ini, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Camat Baranti Bustaman, Kabid Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Adli Lukman, serta Kabid Perencanaan Perekonomian, Sumber Daya Alam, dan Pembangunan Manusia, Nasrah Anitasari Rasyid(***)








Tinggalkan Balasan