
SURABAYA -Warga Jawa Timur dihebohkan oleh beredarnya pesan singkat dari nomor tak dikenal yang diduga berasal dari layanan blasting. Isi pesan tersebut menyebut bahwa demo anarkis di Kabupaten Pati adalah hasil hasutan dan provokasi dari Cak Sholeh, yang diklaim menyebabkan kerusakan pada 4 mobil, 2 motor, dan melukai 39 orang.
Tak berhenti di situ, pesan tersebut juga mempertanyakan keikhlasan warga Jatim atas kerusakan dan korban yang disebut sebagai dampak dari demo yang direncanakan oleh Cak Sholeh pada 3 September 2025. Menariknya, pesan ini mencatut nama MUI Jatim, meski belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Kutipan pesan:
“Demo anarkhis di Kab Pati itu wujud HASUTAN & PROVOKASI CAK SHOLEH yg akibatkan 4 mbl, 2 roda dua dirusak & 39 orang luka2. Apakah warga Jatim ikhlas terjadi kerusakan & saudara kita jadi korban
Fenomena ini memunculkan beragam spekulasi, apakah ini bentuk gertakan, adu domba, atau justru indikasi ketar-ketir dari pihak tertentu menjelang aksi demonstrasi yang disebut akan digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya mendatang?
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian maupun MUI Jatim terkait kebenaran isi pesan tersebut. Publik pun diimbau untuk tetap tenang, kritis, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
- Katasulsel Buka Pintu Lebar, Warga Kini Bisa Jadi Penulis Berita Sendiri, Simak Caranya !
- Soppeng Genjot Pertanian, 1.500 Sumur Bor Siap Ubah Pola Panen Petani
- Kasus Sissy Mengguncang Media Sosial, Pria Diduga Lecehkan Anjing Pomeranian di Jakut Terancam Pidana
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Menjelang 3 September, masyarakat Jawa Timur tampaknya akan terus dibayangi oleh ketegangan dan pertanyaan besar, siapa yang benar, dan siapa yang sedang memainkan opini?
(Redho)








Tinggalkan Balasan