
Gresik, fakta1.com— Kemacetan parah terjadi di Simpang 4 Legundi, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Rabu (26/2) pagi.
Ribuan kendaraan dari empat penjuru jalan utama menumpuk di persimpangan tersebut. Baik itu roda 2 maupun roda 4/lebih. Sekitar lima jam kendaraan nyaris tidak bergerak.
Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram menjelaskan, kemacetan horor itu terjadi sejak pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB.
“Sejak pagi tadi macetnya, waktu orang berangkat kerja dan sekolah,” ungkap Musihram.
Macet horor ini didominasi kendaraan roda dua. Para pengendara saling berebut jalan sehingga terjadi penumpukan. Alhasil, kendaraan stag alias tidak bergerak.
- DPRD Wajo Turun ke Loket Obat, Antrean Panjang RSUD Lamaddukkelleng Tak Lagi Sekadar Keluhan
- Sidrap Kedatangan ‘Pasukan Intelektual’, 2.364 Mahasiswa Unhas Turun Gunung Selama 45 Hari
- Bupati Soppeng Suwardi Haseng Tersenyum Lebar Usai Argentina Bangkit dari Kubur: “Saya Yakin Albiceleste Belum Habis”
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Kemacetan ini akibat debit Kali Mas tinggi sehingga tambangan (penyeberangan, Red)
Berbagai upaya dilakukan untuk mengurai kemacetan horor tersebut. Antara lain dengan mengarahkan kendaraan roda 4/lebih melewati jalan tol.
“Alhamdulillah sekitar setengah jam yang lalu sudah mulai terurai. Tadi stag, tidak bergerak. Upaya kita di Simpang 3 Cangkir kendaraan roda 4/lebih diarahkan lewat tol sehingga tidak semakin menumpuk. Sekarang mulai terurai lalu lintasnya,” tutup Kapolsek Driyorejo saat dikonfirmasi sekitar pukul 11.00 WIB.
(Redho)
- DPRD Wajo Turun ke Loket Obat, Antrean Panjang RSUD Lamaddukkelleng Tak Lagi Sekadar Keluhan
- Sidrap Kedatangan ‘Pasukan Intelektual’, 2.364 Mahasiswa Unhas Turun Gunung Selama 45 Hari
- Bupati Soppeng Suwardi Haseng Tersenyum Lebar Usai Argentina Bangkit dari Kubur: “Saya Yakin Albiceleste Belum Habis”
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel








Tinggalkan Balasan