
FAKTA1.COM, SIDRAP – Peristiwa tragis terjadi di Lingkungan VI Lampiring, Kelurahan Batu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.
Seorang wanita bernama Hasiah (66), seorang ibu rumah tangga, ditemukan tewas setelah ditelan seekor ular piton raksasa sepanjang enam meter pada Selasa (1/4/2025) malam.
Kejadian mengerikan ini bermula pada pagi hari sekitar pukul 08.00 Wita, ketika Hasiah berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke kebun belakang rumah guna mencari tali ikat kayu. Namun, hingga sore hari, ia tak kunjung kembali ke rumah.
- DTD VII GP Ansor Sidrap Resmi Dibuka, Cetak Kader Berkarakter Aswaja dan Siap Jadi Garda Terdepan NKRI
- Dua Mahasiswa UNUSIA Gugat UU Pesantren ke MK, Persoalkan Kepastian Dana untuk Jutaan Santri
- Jalan Cantik di Sidrap Bikin Remaja Parepare, Soppeng, Wajo dan Enrekang Penasaran
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Putra korban, Nurdin (42), mulai merasa khawatir dan mencoba mencari ibunya di sekitar rumah serta menanyakan kepada warga setempat, tetapi tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaannya.
Kekhawatiran semakin meningkat, sehingga warga bersama-sama membantu pencarian.
Pencarian pun diperluas hingga ke perkebunan dan persawahan dekat rumah korban. Pada pukul 20.30 Wita, warga menemukan seekor ular piton besar dengan perut yang membesar secara tidak wajar. Kecurigaan pun muncul bahwa ular
Dengan penuh keberanian, warga menangkap dan membunuh ular tersebut. Setelah perut ular dibelah, mereka mendapati tubuh Hasiah dalam keadaan tak bernyawa.
- DTD VII GP Ansor Sidrap Resmi Dibuka, Cetak Kader Berkarakter Aswaja dan Siap Jadi Garda Terdepan NKRI
- Dua Mahasiswa UNUSIA Gugat UU Pesantren ke MK, Persoalkan Kepastian Dana untuk Jutaan Santri
- Jalan Cantik di Sidrap Bikin Remaja Parepare, Soppeng, Wajo dan Enrekang Penasaran
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Peristiwa ini sontak membuat geger warga sekitar yang tidak menyangka insiden mengerikan seperti ini bisa terjadi di daerah mereka.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka sekitar pukul 21.15 Wita.
Kapolsek Pitu Riase, IPDA Zakaria, membenarkan kejadian ini dan mengimbau warga agar lebih waspada terhadap bahaya satwa liar yang berkeliaran di sekitar pemukiman.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa ancaman dari alam liar masih nyata, terutama di daerah yang berdekatan dengan habitat satwa buas.
Warga diimbau untuk selalu berhati-hati dan lebih waspada ketika beraktivitas di luar rumah, terutama di area yang berpotensi menjadi tempat persembunyian hewan buas. (Fers)








Tinggalkan Balasan