Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6825 Lihat semua

FAKTA1.COM, KONAWE— Desa Unggulino mendadak jadi sorotan ! Sejumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa, (BPD) mulai buka suara soal dugaan kejanggalan yang bikin panas telinga. Isu utama? Honor BPD yang belum juga cair—padahal itu hak mereka !

Tapi tunggu dulu, bukan cuma soal honor. Ada juga sorotan ke pengadaan bibit sawit, program jambanisasi, dan pembangunan gedung BUMDes yang katanya… over budget ! Dana membengkak, tapi hasil tak sesuai ekspektasi?

Ketua BPD Desa Unggilino, Kecamatan Puriaala Supriadi Laanda, S.Si, menyatakan pihaknya tidak tinggal diam. Kami teman teman BPD, siap melaporkan Kepala Desa ke pihak berwenang jika tak ada kejelasan.

Sumber informasi Yang semakin membuat panas, pembangunan gedung BUMDes kabarnya malah “over budget” alias melebihi anggaran. Warga dan BPD pun mulai gerah, dan kabarnya mereka siap melaporkan sang Kepala Desa ke pihak berwenang.

Ditambahkan, Supriadi Laanda, S.Si,  bahwa kami juga menduga Kepala

desa Unggulino, juga memalsukan tanda tangan kami selaku Ketua BPD.

Ia mengatakan bahwa sepengetahuannya ia Tidak pernah melakukan penandatanganan dokument RKPDS tahun 2025, bahkan kami juga menduga Kepala desa Unggulino dengan sengaja menyalahgunakan wewenangnya, sehingga ia berbuat semaunya.

Terakhir ia selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai lembaga perwakilan masyarakat desa yang bertugas untuk membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, Kami Meminta APH jangan Tutup mata terkait persoalan kami di desa Unggululino

Aparat Pengawas (APH) diharapkan tidak tutup mata terhadap pengelolaan dana desa, karena dana desa merupakan tanggung jawab bersama masyarakat dan pemerintah

“Saat ini Warga pun ikut gerah. Apakah ini awal dari gonjang-ganjing politik desa? Kita tunggu kelanjutannya !

Bersambung

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.