
Di Tempat terpisah Media menghubungi Kepala desa Unggulino, Kobus,S.M., melalui Pesan singkat WhatsApp, dijelaskan melalui Tulisannya, terkait Honor mereka (BPD) sudah beberapa kali saya meminta kepada saudara Widodo agar memediasi kami supaya dipertemukan dan bertemu sembari terima Honor skalian musyawarah demi kemajuan kampung kita,
Janganmi setiap pemerimaan Honor mereka Selalu dikirimkan saja.Tegas Kades Unggulino
Saya paham mereka tidak ada kinerja selama saya jadi Desa.Tapi setidaknya Honornya mereka dapat terima bersama sama,
- Kisah Haru Personel Polres Sidrap, Aipda Arwan Rahim, 4 Kali Operasi Pasca Kecelakaan…
- Cegah Genangan dan Jaga Lingkungan, Pasi Ops Beserta Anggota Kodim 1420/Sidrap Bersihkan Selokan Depan Makodim
- Pemkab Sidrap Kunci Data Satu Peta: Biar Tak Lagi “Beda Versi” Soal Ranperbup Geospasial
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Siapa tau dalam pertemuan dan menerima Honor mereka selaku Ketua dan Anggota BPD, bisa memberikan masukan, saran pendapat untuk kemajuan desa kita yang sama kita cintai ini,
Terakhir malam senin Widodo, masih keterangan tertulis Kades Unggulino, Coba temui mereka untuk Klir kan antara BPD Dan Kades.Tapi Mereka sepakat tidak mau terima lagi Honor itu sampai sampai Widodo sedikit putus asa tangani masaalah ini.
Dan saya sampai detik ini masih menunggu mereka, kalau bisa kami bertemu atau dipertemukan skalian mereka terimami honor itu, dan kalau bisa tidak perlumi lapor lapor kemana mana…maaf iye agak panjang WA”ku..
Problem antara kami
Namun pihak BPD tidak mengindahkan itu bahkan membuat laporan langsung ke Bupati,tembusan Kajari dan Insfektorat, hingga saya klarifikasi lagi disana
- Kisah Haru Personel Polres Sidrap, Aipda Arwan Rahim, 4 Kali Operasi Pasca Kecelakaan…
- Cegah Genangan dan Jaga Lingkungan, Pasi Ops Beserta Anggota Kodim 1420/Sidrap Bersihkan Selokan Depan Makodim
- Pemkab Sidrap Kunci Data Satu Peta: Biar Tak Lagi “Beda Versi” Soal Ranperbup Geospasial
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Demi Hubungan kekeluargaan tetap terjaga saya sendiri mendatangi rumah Pak Ketua BPD didampingi Widodo, namun Ketua BPD beralasan bahwa dia tdk bisa membuat kesepakatan sendiri dia harus musyawarah dulu dengan anggota anggota nya.
Selang beberapa lama ada Giat Musdes didesa Kami, saya sampaikan surat lewat WhatsApp. namun mereka tidak mau Musdes padahal mereka tau itu bagian dari Tupoksi mereka, saya bingung akhirnya minta arahan Kadis dan beliau perintahkan Musdes tidak boleh tidak dilaksakan karena itu Wajib..
inimi yang tambah saya bingung dengan BPD ku apa sih maunya deela.(Kasian)








Tinggalkan Balasan