Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7424 Lihat semua

KONAWE,FAKT1.COM – Pemerintah Kabupaten Konawe secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Momentum strategis ini dirangkaikan dengan apel akbar lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe yang berlangsung khidmat di Unaaha, Senin (15/6/2026).

​Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, dengan didampingi Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim. Turut hadir dalam acara ini jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, Kepala BPS Konawe, Kepala BNN Konawe, pimpinan perbankan, pimpinan media, asosiasi, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Konawe.

​Ada yang menarik dalam prosesi tersebut. Mengawali sambutannya, Bupati Konawe Yusran Akbar langsung memantik antusiasme para peserta apel lewat sebuah pantun:

​Bunga mawar harum mewangi
Tumbuh indah di taman asri
Sensus ekonomi sudah menanti
Untuk wujudkan Konawe kuat dan mandiri

​General Check-Up Ekonomi Konawe

​Dalam arahannya, Yusran Akbar menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pencanangan ini. Ia menegaskan bahwa SE2026 merupakan agenda nasional super prioritas yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, di mana sensus wajib digelar setiap sepuluh tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka enam.

​Mulai Mei hingga Agustus 2026, seluruh rumah tangga dan pelaku usaha di Konawe akan didata oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS).

​”Sensus Ekonomi pada dasarnya adalah general check-up terhadap kondisi ekonomi secara menyeluruh. Seluruh pelaku usaha akan didata, baik yang memiliki aktivitas fisik (konvensional) maupun yang menjalankan usahanya secara daring atau online,” tegas Yusran.

​Dorong Transformasi Digital dan UMKM

​Lebih lanjut, Yusran menjelaskan bahwa data hasil SE2026 akan menjadi cermin struktur perekonomian Konawe secara rinci, termasuk memotret kontribusi setiap sektor terhadap pembangunan daerah. Saat ini, ekonomi Konawe diakuinya masih bertumpu pada sektor primer. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pada sektor manufaktur dan jasa demi mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
​Selain memetakan potensi usaha masyarakat dan UMKM, hasil sensus ini diharapkan

mampu menarik investasi tepat sasaran, memperkuat transformasi ekonomi digital, serta memperbarui data sosial ekonomi demi kesejahteraan masyarakat.

​”Data ini akan menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan. Suksesnya agenda ini bukan hanya tanggung jawab BPS, melainkan butuh sinergi seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

​Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati kembali membakar semangat peserta dengan pantun penutup:

​Sungguh indah hamparan Pulau Bokori,
Airnya jernih jadi sumber inspirasi.
Sensus ekonomi wujud bakti pada negeri,
Mari bersama kerja ikhlas penuh dedikasi.

​Deklarasi Bersama dan Pelepasan Balon
​Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Dukungan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Konawe. Deklarasi yang dipimpin oleh Bupati bersama unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat dan terpercaya bagi kemajuan Konawe dan Provinsi Sulawesi Tenggara.

​Sebagai simbolis dimulainya SE2026, Bupati, Wakil Bupati, Wakapolres, Kepala BPS, dan Kepala BNN Konawe secara bersama-sama melepas balon ke udara yang langsung disambut riuh tepuk tangan peserta apel.

​Bupati dan Wakil Bupati Jadi yang Pertama Didata
​Menunjukkan komitmen nyata selaku pucuk pimpinan daerah, usai apel kedinasan, kegiatan langsung berlanjut dengan proses pendataan perdana. Petugas BPS Konawe melakukan wawancara dan pendataan langsung terhadap Bupati H. Yusran Akbar dan Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim di ruang kerja Bupati.

​Aksi teladan dari kedua pimpinan daerah ini diharapkan menjadi contoh bagi seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Konawe agar menyambut petugas sensus dengan tangan terbuka.

​Melalui pencanangan ini, Pemkab Konawe mengimbau seluruh warga untuk memberikan data yang jujur, benar, dan lengkap demi melahirkan data berkualitas yang akan membawa Konawe menjadi daerah yang maju, mandiri, sejahtera, menuju Konawe Bersahaja. (*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.