
KONAWE, FAKTA1.COM — Pemerintah Kabupaten Konawe bersama Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bahteramas resmi meluncurkan program Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) Bersahaja di SMP Negeri 2 Unaaha, Rabu, 29 Juli 2026. Program ini merupakan langkah strategis dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar sejak usia dini, sekaligus mendukung pembentukan karakter generasi muda yang cakap dalam mengelola keuangan.
Peluncuran program tersebut dibuka oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., yang diwakili oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe, H. Gunawan Samad, S.P., M.Si. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan, disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara, PT BPR Bahteramas Konawe, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung terselenggaranya program tersebut.
Bupati Konawe menegaskan bahwa pendidikan literasi keuangan sejak dini menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian generasi muda di masa depan. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga keuangan agar pelajar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan pribadi.
“Pemerintah daerah berharap guru dan orang tua dapat berperan aktif dalam membimbing siswa agar memiliki kebiasaan menabung sejak dini. Sekolah juga diharapkan menjadi pusat pembentukan karakter, termasuk dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda,” demikian pesan Bupati Konawe dalam sambutannya.
Sementara itu, Direktur Utama PT BPR Bahteramas Konawe, Dr. Ahmat, S.E., M.M., saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa program Simpel Bersahaja merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di daerah, khususnya di Kabupaten Konawe.
- Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Gelar Senam Sehat dan Edukasi CERMAT OBAT untuk Warga Kelurahan Wala
- Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Bahaya Rabies di Amparita Sidrap, Lomba Mewarnai Jadi Media Belajar Anak
- Bupati Sidrap Dialog dengan Petani Panca Lautang, Fokus Solusi Kebutuhan Air
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Ia menjelaskan bahwa melalui program ini, pihaknya tidak hanya menyediakan layanan tabungan bagi pelajar dengan akses yang mudah dan terjangkau, tetapi juga
“Program ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan menabung yang konsisten di kalangan pelajar, sekaligus menjadi langkah awal dalam mengenalkan sistem keuangan formal kepada generasi muda sejak dini,” ujarnya.
Program Simpel sendiri merupakan produk tabungan nasional yang dirancang khusus bagi pelajar dengan persyaratan mudah, setoran awal ringan, serta tanpa biaya administrasi bulanan. Melalui program ini, siswa diperkenalkan pada pentingnya pengelolaan keuangan secara sederhana, mulai dari menyisihkan uang saku hingga memahami fungsi dan manfaat lembaga keuangan.
- Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Gelar Senam Sehat dan Edukasi CERMAT OBAT untuk Warga Kelurahan Wala
- Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Bahaya Rabies di Amparita Sidrap, Lomba Mewarnai Jadi Media Belajar Anak
- Bupati Sidrap Dialog dengan Petani Panca Lautang, Fokus Solusi Kebutuhan Air
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Kehadiran program ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok usia pelajar. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menjadi fondasi awal dalam membangun budaya menabung yang kuat serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di masa mendatang.
Acara peluncuran tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Konawe, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Kapolres Konawe, Kepala BNN Kabupaten Konawe, Kepala Bagian Perekonomian Setda Konawe, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, jajaran Direksi serta Dewan Komisaris PT BPR Bahteramas Konawe (Perseroda), serta para kepala sekolah se-Kabupaten Konawe.
Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Konawe berharap program peningkatan literasi keuangan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih luas, sehingga mampu menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mandiri secara finansial dan berdaya saing di masa depan.(*)








Tinggalkan Balasan