Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 8144 • Lihat semua

SIDRAP, FAKTA1.COM — Di tengah kebijakan efisiensi dan refocusing anggaran daerah, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap tetap berupaya meningkatkan kualitas pendidikan.

Pelatihan Penguatan Pembelajaran STIEM Berbasis Matematika dan Numerasi yang akan diikuti perwakilan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) yang dibuka Kadis Pendidikan, H Siradjuddin, Senin (19/10) .

Hanya saja, pelatihan yang diselenggaran Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara itu dikeluhkan lantaran memberatkan para guru dari segi pembayaran. Panitia mematok biaya registrasi sebesar Rp1.500.000 per orang.

“Ini mahal pak. Apalagi materinya sudah sering kita dapatkan. Tapi, namanya perintah atasan, yah kita ikut saja,” keluh seorang guru yang enggan dipublish.

Ia mengaku, diwajibkan menjadi peserta atas perintah korwil kecamatan. Pelatihan ini memang menargetkan peserta dari kalangan Guru SD dan SMP se-Kabupaten Sidrap, sebanyak 150 orang untuk setiap gelombang dan digelar 2 gelombang.

Tentu saja, dana tersebut berasal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikumpulkan langsung oleh pihak sekolah dan disetorkan kepada panitia kegiatan.

Nilai ini dinilai terlalu tinggi dan terkesan hanya memboroskan anggaran sekolah, karena pelaksanaan yang hanya dua hari untuk satu gelombang pelatihan. Itupun digelar di Aula Kampus Universitas Ichsan Sidrap, 19-24 Oktober.

Jika dirinci, biaya registrasi sebesar Rp1.500.000 perorang tersebut tidak sebanding dengan fasilitas yang disediakan, atau standar dan mekanisme pelaksanaan kegiatan pelatihan. Jika jumlah peserta di masing-masing lokasi mencapai 150 orang, total peserta diperkirakan sebanyak 300 orang dengan estimasi biaya terkumpul mencapai Rp450 juta.

Di sisi lain, setiap peserta hanya akan mendapatkan materi dari trainer, sertifikat, seminar kit, modul dan konsumsi.

Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter pada Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidrap, Musdadi, S.S yang dikonfirmasi, Sabtu (17/10) mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang saat ini, memang sedang dalam proses penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara.

Terkait pelatihan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), Musdadi mengatakan bahwa kegiatan tersebut telah diketahui Dinas Pendidikan Sidrap. “Berdasarkan informasi yang kami terima, biaya registrasi pelatihan sebesar Rp1.500.000 per peserta,” bebernya.

Terkait besaran biaya Rp1,5 juta per peserta, ia menilai mahal atau tidaknya tentu perlu melihat berbagai aspek, mulai dari materi, narasumber, fasilitas, hingga durasi pelaksanaan pelatihan.

“Untuk memperoleh informasi yang lebih rinci mengenai dasar penetapan biaya dan komponen pembiayaannya, tentu akan lebih tepat jika dikonfirmasi langsung kepada pihak Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara selaku penyelenggara kegiatan,” ujarnya.

Pelatihan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), bagi ratusan guru di Sidrap ini, dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni pada tanggal 19–21 Oktober 2026. Pelatihan ini digelar Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN). Sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia (SDM) yang berdiri sejak tahun 2012 dan berpusat di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sayangnya, hingga berita ini dirilis, admin penyelenggara kegiatan atau dari Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) tidak aktif sehingga tidak bisa dikonfrimasi terkait kegiatan tersebut. (*)

Diduga Jadi Ajang Bisnis Berkedok Pelatihan, Guru di Sidrap Dikeluhkan Bayar Rp1,5 Juta Pakai Dana BOS

Terima kasih telah membaca artikel ini. Temukan informasi dan berita terbaru lainnya melalui kanal resmi kami.

Ikuti informasi terbaru melalui Saluran WhatsApp .