
FAKTA1.COM, SIDRAP – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Seorang pelajar perempuan bernama Adya Dwi Pratistha Masanu (19) meninggal dunia dalam insiden tabrak lari yang terjadi pada Senin, 5 Mei 2025, sekitar pukul 18.30 WITA di Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue.
Korban yang dibonceng oleh pacarnya, Ahmad Fatiha Fadil Wandi (19), mengalami kecelakaan saat melambung sebuah mobil bus di depan Rumah Makan Gaya Baru, Jalan Poros Wajo.
Saat itu, motor mereka tersenggol oleh sebuah truk dari arah berlawanan. Akibatnya, Adya terjatuh ke badan jalan dan terlindas ban truk hingga meninggal di tempat.
Sementara itu, pengemudi truk langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
- Sidrap Bikin Kaget di Forum Sulsel, Pertumbuhan Ekonomi Melonjak, Gudang Beras Sampai Harus Sewa Tambahan
- Tim Advokat Buka Suara Usai Vonis Bebas Kasus Baznas Enrekang: “Sejak Awal Objek Perkaranya Keliru”
- Tangis Pecah di PN Makassar, Enam Eks Pimpinan Baznas Enrekang Divonis Bebas Kasus Korupsi
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel

Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 WITA, Fadil bersama Adya dan dua rekannya, Wulan (24) dan Irwan (27), berangkat
Dalam perjalanan, Fadil sempat mengingatkan agar tidak ugal-ugalan saat mengendarai kendaraan.
Kondisi korban sangat mengenaskan. Ia mengalami patah tulang paha kanan, wajah kanan gepeng, telinga dan hidung mengeluarkan darah, serta luka lecet pada tangan kanan hingga siku.
- Sidrap Bikin Kaget di Forum Sulsel, Pertumbuhan Ekonomi Melonjak, Gudang Beras Sampai Harus Sewa Tambahan
- Tim Advokat Buka Suara Usai Vonis Bebas Kasus Baznas Enrekang: “Sejak Awal Objek Perkaranya Keliru”
- Tangis Pecah di PN Makassar, Enam Eks Pimpinan Baznas Enrekang Divonis Bebas Kasus Korupsi
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Jenazah korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tanru Tedong dan ditangani oleh dr. Hj. Makiah dan kini sudah disemayamkan di rumah duka.
Petugas kepolisian dari Polsek Dua Pitue dan Satlantas Polres Sidrap telah menangani kasus ini. Sementara itu, keluarga korban telah dihubungi oleh pihak Puskesmas.
Dari hasil analisa sementara, kecelakaan diduga terjadi akibat kelalaian dalam berkendara, termasuk melambung kendaraan tanpa memperhatikan situasi lalu lintas sekitar. (*)








Tinggalkan Balasan