
FAKTA1.COM, SIDRAP – Malam tragis terjadi di Jalan AP Pettarani, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, terungkap, Minggu (16/3/2025).
Seorang pemuda berinisial Ap (17) nekat menghabisi nyawa bosnya, Wawan (40), hanya karena gaji Rp1,5 juta yang tak kunjung dibayarkan.
Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantri Taherong, menjelaskan bahwa pelaku sudah lama meminta haknya, namun korban selalu beralasan tidak memiliki uang.
- Bupati Soppeng Suwardi Haseng Jagokan Argentina, Sebut La Albiceleste Punya DNA Juara Dunia
- KJI Sidrap Boleh Pilih Jepang kan? Edy Basri: Tidak Punya Ronaldo atau Mbappé Tapi Bikin Dunia Mulai Gelisah
- Ribuan Mahasiswa UHAMKA Turun ke Jalan, Kawasan Istana hingga DPR Dijaga Ketat
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Korban berdalih baru membeli sepeda motor, yang membuat pelaku semakin emosi,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolres Sidrap, Jumat (28/3/2025).
Cekcok pun terjadi saat Ap kembali menagih gajinya. Emosi yang memuncak membuatnya langsung menebas korban dengan parang yang telah dibawanya.
.katasulsel-trending-unique{ background: linear-gradient(135deg, #1e90ff 0%, #ff7f50 100%); padding:20px; margin:30px 0; border-radius:12px; color:#fff; font-family:Arial, sans-serif; } .katasulsel-trending-unique-title{ font-weight:700; font-size:18px; margin-bottom:16px; text-transform:uppercase; text-align:center; letter-spacing:1px; } .katasulsel-trending-unique-item{ display:flex; align-items:center; margin-bottom:12px; transition: transform 0.2s; background: rgba(255,255,255,0.1); padding:8px; border-radius:8px; } .katasulsel-trending-unique-item:hover{ transform: translateX(4px); background: rgba(255,255,255,0.2); } .katasulsel-trending-unique-item img{ width:80px; height:55px; object-fit:cover; border-radius:6px; margin-right:12px; flex-shrink:0; } .katasulsel-trending-unique-item div{flex:1; min-width:0;} .katasulsel-trending-unique-item a{ color:#fff; font-weight:600; text-decoration:none; } .katasulsel-trending-unique-item a:hover{text-decoration:underline;} .katasulsel-trending-unique-meta{ font-size:11px; color:#eee; margin-top:2px; } @media screen and (max-width:768px){ .katasulsel-trending-unique-item{ flex-direction:row; } .katasulsel-trending-unique-item img{ width:60px; height:40px; margin-right:10px; } .katasulsel-trending-unique-title{font-size:16px;margin-bottom:12px;} }
Usai kejadian, Ap melarikan diri ke Kabupaten Enrekang sambil membawa handphone korban. Namun, polisi berhasil melacak keberadaannya dan meringkusnya setelah memberikan tindakan tegas terukur karena mencoba melarikan diri.
- Bupati Soppeng Suwardi Haseng Jagokan Argentina, Sebut La Albiceleste Punya DNA Juara Dunia
- KJI Sidrap Boleh Pilih Jepang kan? Edy Basri: Tidak Punya Ronaldo atau Mbappé Tapi Bikin Dunia Mulai Gelisah
- Ribuan Mahasiswa UHAMKA Turun ke Jalan, Kawasan Istana hingga DPR Dijaga Ketat
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Barang bukti berupa sebilah parang, sepeda motor, serta jaket yang dikenakan pelaku saat kejadian telah diamankan polisi.
Kini, Ap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menghadapi ancaman hukuman berat di balik jeruji besi. (Fs)








Tinggalkan Balasan