Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7130 Lihat semua

Konawe, Fakta1.com – Di tengah mencuatnya pemberitaan terkait desakan mutasi Kepala UPTD Puskesmas Puriala, Luciana Papua, SKM., MKM., berbagai capaian dan perubahan signifikan justru terungkap dari internal puskesmas, Senin (11/5/2026). Menanggapi isu tersebut, Luciana menegaskan bahwa seluruh capaian merupakan hasil kerja kolektif tim, bukan semata keberhasilan individu. “Kami fokus pada peningkatan mutu layanan dan pencapaian program kesehatan nasional,” ujarnya.

Dalam waktu kurang dari satu semester, Puskesmas Puriala berhasil mencapai target nasional pada Program CKG dan PKG.

Selain itu, layanan UGD dan rawat inap 24 jam tanpa pungutan biaya kini telah berjalan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. “Masyarakat tidak lagi harus ke rumah sakit untuk layanan dasar. Ini komitmen kami menghadirkan layanan yang mudah diakses, cepat, dan gratis,” tambahnya.

Dari sisi internal, peningkatan kapasitas SDM dan perubahan pola pikir turut menjadi perhatian. Pemahaman staf terhadap program kesehatan dinilai semakin baik dan terarah.

Staf Puskesmas Puriala, Muh. Sukri Nur, menyebut perubahan tidak hanya terlihat pada capaian program, tetapi juga kualitas pelayanan dan suasana kerja yang semakin kondusif dengan komunikasi yang terbuka.

“Layanan UGD 24 jam dan rawat inap sangat membantu masyarakat. Ini hasil komitmen pimpinan dan kerja sama tim,” ungkapnya.

Inovasi layanan jemput dan antar pasien, khususnya bagi ibu hamil dan melahirkan, juga

menjadi program unggulan. Pasien dapat dijemput hingga diantar kembali ke rumah, terutama bagi yang memiliki keterbatasan akses.

Selain itu, akses informasi kini semakin mudah melalui media sosial resmi UPTD Puskesmas Puriala seperti TikTok, Instagram, dan Facebook. “Masyarakat tidak kesulitan lagi mendapatkan informasi, termasuk jadwal Posyandu dan layanan lainnya,” tambah Sukri.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi per 10 Mei 2026, Puskesmas Puriala menempati peringkat pertama dari 29 puskesmas se-Kabupaten Konawe dalam capaian Program CKG dengan angka 49,17 persen.

Keberhasilan ini didukung strategi pimpinan, kolaborasi lintas sektor, serta keterlibatan aktif seluruh staf baik dalam kegiatan lapangan maupun pelaporan. Sekitar 98 persen perawat juga telah memiliki sertifikat basic kegawatdaruratan dari Kementerian Kesehatan, yang menunjang layanan UGD dan rawat inap.

Sukri menilai Luciana sebagai pemimpin yang tegas, profesional, namun tetap terbuka dan mampu merangkul staf. Komunikasi berjalan tanpa sekat, bahkan diskusi dapat dilakukan secara santai namun produktif. Di akhir pernyataannya, Luciana berharap capaian tersebut dapat menjadi pertimbangan objektif dalam menilai kinerja Puskesmas Puriala.

“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal, mudah diakses, dan berkualitas,” tutupnya.

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.