
PANGKAJENE,SIDRAP, FAKTA1.COM – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang religius di Bumi Nene Mallomo.
Hal ini ditegaskan saat beliau menghadiri prosesi Wisuda dan Penamatan Santri Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz Angkatan XI Lembaga Darul Imam/Madinatul Imam yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Sidrap, Ahad malam (10/5/2026).
Dalam acara yang penuh haru tersebut, sebanyak 46 santri dan santriwati resmi dinyatakan lulus sebagai penghafal 30 juz. Prestasi ini menarik perhatian karena para wisudawan tidak hanya berasal dari lokal Sidrap dan Sulawesi Selatan, tetapi juga mencakup santri dari wilayah jauh seperti Kalimantan Utara, yang membuktikan daya tarik Sidrap sebagai pusat pendidikan Al-Qur’an.
Apresiasi Tinggi bagi Peran Orang Tua
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif memberikan sorotan khusus kepada para orang tua santri. Menurutnya, keberhasilan santri menyelesaikan hafalan 30 juz adalah manifestasi dari doa dan pengorbanan yang luar biasa dari keluarga.
“Dengan dorongan orang tua, tetesan keringat, doa, serta kerja keras, Insya Allah semua itu akan dibalas oleh Allah SWT di dunia dan akhirat kelak,” tutur Syaharuddin dengan penuh apresiasi.
Beliau menambahkan bahwa para orang tua yang berhasil membimbing anaknya menjadi penjaga ayat-ayat Allah akan mendapatkan kemuliaan tertinggi berupa mahkota di
Sidrap: Empat Visi Besar untuk Indonesia
Di hadapan ratusan keluarga santri dan tokoh masyarakat, Syaharuddin Alrif juga memaparkan peta jalan masa depan Kabupaten Sidrap. Ia menegaskan bahwa pembangunan di masa pemerintahannya tidak hanya terpaku pada sektor fisik dan ekonomi, tetapi seimbang dengan pembangunan mental-spiritual.
Beliau merinci Empat Visi Besar Kabupaten Sidrap ke depan:
- Menjadikan Sidrap sebagai Lumbung Beras Indonesia.
- Menjadikan Sidrap sebagai Lumbung Telur Indonesia.
- Menjadikan Sidrap sebagai Lumbung Energi Terbarukan.
- Menjadikan Sidrap sebagai Lumbung Penghafal Al-Qur’an Indonesia.
“Kami ingin Sidrap tidak hanya dikenal karena kemajuan pertanian dan energinya, tetapi juga sebagai daerah yang mencetak generasi qur’ani bagi Indonesia,” jelasnya disambut antusiasme hadirin.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Kepala Kantor Kemenag Sidrap Fitriadi, Staf Ahli Bupati Bachtiar, serta Camat Maritengngae Firman. Kehadiran para petinggi daerah ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap eksistensi lembaga pendidikan tahfidz di Kabupaten Sidrap.








Tinggalkan Balasan