Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 8153 • Lihat semua

KONAWE – Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Konawe mendesak Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, segera mengevaluasi dan mencopot Kepala UPTD Puskesmas Tongauna menyusul insiden pengangkutan pasien rujukan menggunakan mobil pikap.

Desakan tersebut disampaikan perwakilan LIRA Konawe, Andi I Fitra Porondosi, saat memberikan keterangan kepada awak media di Unaaha, Selasa (20/10/2026). Ia menilai insiden tersebut mengindikasikan adanya persoalan dalam pengelolaan pelayanan kesehatan, khususnya terkait kesiapan sarana transportasi pasien dalam kondisi darurat.

Menurut Andi, kepala puskesmas sebagai penanggung jawab fasilitas pelayanan kesehatan harus memastikan seluruh sarana pendukung, termasuk ambulans, selalu siap digunakan ketika dibutuhkan.

“Kami mendesak Bupati Konawe untuk mencopot Kepala UPTD Puskesmas Tongauna. Kami menilai kejadian ini merupakan bentuk kelalaian dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan,” tegas Andi.

Insiden tersebut menjadi perhatian publik setelah seorang pasien rujukan terpaksa diangkut menggunakan mobil pikap menuju Rumah Sakit Setia Bunda di Unaaha. Ambulans Puskesmas Tongauna dilaporkan tidak dapat digunakan karena kunci kendaraan tercecer.

Bagi LIRA Konawe, peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius terhadap sistem pengelolaan dan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas. Ketersediaan ambulans beserta kelengkapan operasionalnya merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan medis yang cepat dan aman bagi masyarakat.

Andi menegaskan bahwa persoalan administratif maupun kendala teknis semestinya tidak sampai menghambat proses rujukan pasien, terlebih dalam situasi yang membutuhkan penanganan segera.

“Jangan sampai persoalan sederhana seperti kunci kendaraan yang tidak diketahui keberadaannya justru menghambat pelayanan kepada masyarakat. Hal seperti ini harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh dianggap sepele,” ujarnya.

LIRA Konawe juga meminta Bupati Yusran Akbar mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti insiden tersebut. Selain mengevaluasi tanggung jawab pimpinan Puskesmas Tongauna, pemerintah daerah dinilai perlu memastikan seluruh puskesmas memiliki sistem pengelolaan ambulans yang jelas, termasuk mekanisme penyimpanan kunci dan kesiapan armada setiap saat.

Menurut LIRA, langkah tegas pemerintah daerah diperlukan untuk meningkatkan disiplin dan tanggung jawab pengelola fasilitas kesehatan. Evaluasi menyeluruh juga diharapkan mampu mencegah terulangnya kejadian serupa di Kabupaten Konawe.

“Kami kembali meminta Bupati Konawe bertindak tegas. Evaluasi tanggung jawab Kepala Puskesmas Tongauna dan ambil langkah yang diperlukan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan,” tutup Andi.

Hingga berita ini disusun, keterangan resmi dari pihak Puskesmas Tongauna maupun Pemerintah Kabupaten Konawe terkait insiden tersebut belum tersedia dalam naskah ini. Konfirmasi kepada pihak-pihak terkait diperlukan untuk memastikan pemberitaan yang berimbang.

LIRA Konawe Desak Bupati Yusran Akbar Copot Kepala Puskesmas Tongauna Imbas Pasien Dirujuk Pakai Pikap

Terima kasih telah membaca artikel ini. Temukan informasi dan berita terbaru lainnya melalui kanal resmi kami.

Ikuti informasi terbaru melalui Saluran WhatsApp .