
Jabodetabek, fakta1.com – Dalam menjalani peran sebagai orang tua, terutama bagi mereka yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan Disabilitas Tunanetra, keterampilan mengatur waktu menjadi sangat krusial. Hal ini penting untuk mencapai keseimbangan antara pengasuhan anak dan pemenuhan kepentingan pribadi. Menyadari hal tersebut, Baby Community Jabodetabek mengundang para orang tua untuk berkumpul dan berbagi wawasan dalam sebuah acara yang menghadirkan pembicara ahli.
Acara ini akan berlangsung pada Minggu, 3 November 2024, bertempat di Ala-Abata Pondok Gede, Kota Bekasi. Pembicara yang dihadirkan adalah Ibu Hastin Trustisari, seorang dosen Universitas Binawan dan praktisi di bidang disabilitas. Ibu Hastin akan membagikan tips dan strategi yang berguna untuk menjaga keseimbangan antara pengasuhan anak dan kebutuhan pribadi.
Ibu Prima, selaku tuan rumah acara, berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi banyak orang, khususnya orang tua yang memiliki anak disabilitas tunanetra. “Semoga acara ini mampu menjawab tantangan dan kebutuhan orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka,” ujarnya.
- Rakorda IMM Sulsel di Bambapuang, Bupati Enrekang Ajak Mahasiswa Turun Jadi “Otak dan Tenaga” Pembangunan
- Tunanetra dari Sinjai Dihormati di Tanah Suci, Pemerintah Arab Saudi Bakal Bangun Masjid atas Namanya di Makkah
- Remaja 18 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Pitumpanua Wajo
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Ibu Hastin Trustisari (Dosen) menyampaikan Beberapa tips yang dapat dibagikan dalam
- Prioritaskan Waktu: Buatlah jadwal harian yang mencakup waktu untuk pengasuhan dan waktu untuk diri sendiri.
- Manfaatkan Dukungan: Libatkan keluarga atau teman untuk membantu menjaga anak, sehingga orang tua bisa memiliki waktu untuk diri sendiri.
- Komunikasi Efektif: Diskusikan kebutuhan dan perasaan dengan pasangan atau anggota keluarga lainnya untuk mendapatkan dukungan yang diperlukan.
- Sisihkan Waktu untuk Merawat Diri: Jangan lupa untuk meluangkan waktu melakukan aktivitas yang disukai.
- Terus Belajar: Ikuti pelatihan atau seminar yang dapat membantu meningkatkan keterampilan dalam pengasuhan dan manajemen waktu.
Acara yang berlangsung penuh suka dan duka para orang tua membagikan kisah kisah tentang pengalaman ketika anak mengalami disabilitas (tunanetra) dan dosen Ibu Hastin Trustisari mampu memberikan wawasan baru dan memperkuat komunitas orang tua Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang hadir dari Jabodetabek, ” Pungkasnya
Kepala Pers Jawa Barat: Haris Pranatha
- Rakorda IMM Sulsel di Bambapuang, Bupati Enrekang Ajak Mahasiswa Turun Jadi “Otak dan Tenaga” Pembangunan
- Tunanetra dari Sinjai Dihormati di Tanah Suci, Pemerintah Arab Saudi Bakal Bangun Masjid atas Namanya di Makkah
- Remaja 18 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Pitumpanua Wajo
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel








Tinggalkan Balasan