Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7080 Lihat semua

FAKTA1.COM, SIDRAP— Aktivitas penambangan yang diduga ilegal ini tak hanya meresahkan warga, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar: apakah pengawas hanya jadi penonton di tengah hiruk-pikuk eksploitasi tanah?

Lokasi tambang yang berada di pinggir jalan poros Trans-Sulawesi, antara Desa Lainungan dan Desa Mattiro Tasi, kian mengkhawatirkan.

Debu beterbangan, jalanan rusak, dan suara bising alat berat menjadi pemandangan sehari-hari. Warga bertanya-tanya, di mana pemerintah dalam situasi ini? Apakah pengawasan hanya sekadar formalitas tanpa tindakan nyata?

Menanggapi keresahan ini, Anggota DPRD Sidrap, Saenal Rosi dan yang lainnya, melakukan kunjungan ke lokasi. Namun, hasilnya

jauh dari yang diharapkan. Bukannya menemukan aktivitas pertambangan yang tertata rapi sesuai regulasi, yang ada justru lahan sepi tanpa satu pun pengelola di tempat.

“Saya langsung mengecek area tambang dan meninjau papan nama perusahaan. Anehnya, tidak ada satu pun pengelola atau operator alat berat yang bisa dimintai keterangan. Hanya ada satu unit excavator terparkir tanpa aktivitas,” ungkap Saenal Rosi dengan nada heran.

Bersambung….

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.