
FAKTA1.COM, Kepulauan Selayar, 24 Februari 2025 – Warga Desa Bonea, Abu Hasan yang akrab disapa Bulgeo, menyampaikan keprihatinan mendalam terkait dugaan kasus korupsi yang melibatkan mantan Kepala Desa Bonea, Alwan Sihaji. Dalam pernyataannya, Abu Hasan menyoroti berbagai kebijakan dan tindakan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat selama kepemimpinan Alwan Sihaji.
Kasus korupsi yang menjerat mantan Kepala Desa Bonea tersebut terus mendapat kritik dari masyarakat. Warga menilai bahwa tindakan yang dilakukan oleh Alwan Sihaji telah merugikan mereka secara signifikan dan menuntut agar keadilan ditegakkan secepatnya.
Menurut Abu Hasan, selama menjabat sebagai kepala desa, Alwan Sihaji tidak memberikan pelayanan yang optimal kepada warganya. Salah satu contoh yang disoroti adalah permohonan surat keterangan tidak mampu oleh seorang warga bernama Fina Alvionita, yang tidak mendapatkan respons dari Alwan Sihaji, sehingga menyulitkan akses warga terhadap bantuan sosial.
Selain itu, Abu Hasan juga mengungkapkan adanya hambatan dalam pembentukan kelompok nelayan yang ia inisiasi berdasarkan arahan penyuluh perikanan. Meskipun seluruh anggota telah memenuhi persyaratan administratif, Alwan Sihaji menolak menandatangani dokumen kelompok nelayan tersebut, menghambat upaya peningkatan kesejahteraan nelayan setempat.
Lebih lanjut, Abu Hasan menyoroti
Sementara itu, terkait pernyataan Mansur Sihaji mengenai pengembalian dana ke Inspektorat, Abu Hasan mempertanyakan alasan di balik pengembalian tersebut. Ia menegaskan bahwa dana tersebut adalah hak masyarakat Bonea, dan oleh karena itu, pengembalian dana tidak dapat dijadikan alasan untuk menghindari proses hukum. Masyarakat Bonea mengharapkan agar Alwan Sihaji diadili atas tindakan yang diduga telah merugikan mereka secara signifikan dan meminta juga kepada aparat penegak hukum untuk mengungkap dan menjerat siapapun yg terlibat dalam penggunaan dana desa bonea yang seharusnya milik masyarakat bonea.Mereka berharap agar proses hukum dapat berjalan sesuai dengan prinsip keadilan, serta menjadi pelajaran bagi aparatur desa lainnya untuk selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam menjalankan tugasnya.








Tinggalkan Balasan