
Kendari — Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., menghadiri pengukuhan pengurus Himpunan Mahasiswa Kabupaten Konawe (Hima Konawe) periode 2025–2027 yang mengusung tema “Hima Konawe dari Daerah untuk Indonesia.”
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan panitia oleh Elda Safitri, serta pembacaan Surat Keputusan Kepengurusan oleh Muh. Ivan. Sebanyak 155 pengurus baru resmi dikukuhkan untuk masa bakti dua tahun ke depan.
Ketua Umum Hima Konawe, Muh. Syahri Ramadan, mengatakan pengukuhan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi dan kontribusi mahasiswa bagi pembangunan daerah.
“Sejak berdiri pada 5 Agustus 2015, Hima Konawe menjadi wadah penting untuk mempererat kebersamaan dan mengembangkan potensi lokal. Kini saatnya mahasiswa tidak hanya berbicara, tetapi berkarya dan berbuat nyata,” ujarnya.
Berita Terkini & Referensi
- Laga Perdana Sidrap Cup 2026 Membara, Persipare dan Kilau 99 FC Saling Kunci di Stadion Ganggawa
- “Kalau Nggak Ada Best Costume, Gue Nggak Bakal Pakai Kostum”, Tangis Peserta Yellow Run Viral
- Tak Mau Sidrap Hanya Dikenal Kota Beras, Syaharuddin Buru Dukungan KKP untuk Perkuat Sektor Perikanan
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Syahri juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan.
“Kritik tetap perlu disampaikan, tapi harus konstruktif dan beretika. Kita bisa membangun lewat karya, bukan hanya orasi,” katanya. Ia juga mendorong agar mahasiswa lebih aktif mengembangkan potensi daerah.
“Stop ekspor mahasiswa ke luar daerah. Di Konawe sudah ada
- Laga Perdana Sidrap Cup 2026 Membara, Persipare dan Kilau 99 FC Saling Kunci di Stadion Ganggawa
- “Kalau Nggak Ada Best Costume, Gue Nggak Bakal Pakai Kostum”, Tangis Peserta Yellow Run Viral
- Tak Mau Sidrap Hanya Dikenal Kota Beras, Syaharuddin Buru Dukungan KKP untuk Perkuat Sektor Perikanan
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Syamsul Ibrahim mengapresiasi semangat para mahasiswa. Ia menilai pengkaderan menjadi kunci pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda.
“Proses pengkaderan penting untuk membentuk karakter dan kesiapan menghadapi tantangan. Ide dan gagasan perlu diwujudkan lewat tindakan nyata,” ujarnya.
Syamsul Ibrahim, juga menekankan pentingnya dialog dan diskusi terbuka dalam menyampaikan aspirasi.
“Demonstrasi itu perlu, tapi jadikan sebagai langkah terakhir. Yang utama adalah komunikasi dan diskusi yang membangun,” katanya.
Menurutnya, mahasiswa adalah aset daerah yang harus diberi ruang untuk berinovasi.
“Pemerintah Kabupaten Konawe selalu terbuka terhadap ide dan gagasan generasi muda. Bersama, kita bisa membangun Konawe yang lebih maju,” tutupnya.
Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh pengurus baru Hima Konawe.








Tinggalkan Balasan