
GRESIK, FAKTA1.COM -Korban tewas dalam tragedi kecelakaan maut mengerikan di ruas Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Kamis (10/4), bertambah menjadi tujuh orang.
“Empat orang meninggal dunia di TKP, tiga korban sempat kritis dinyatakan meninggal dunia juga. Jadi seluruh penumpang mobil Panther meninggal dunia,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Andri Aswoko saat ditemui di TKP.Kamis (10/04)
Aswoko menjelaskan, mobil Panther DK-1157-FCL asal Tuban itu dalam perjalanan mengantar umrah.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil Panther DK-1157-FCL yang memuat keluarga pengantar umrah, melaju dari arah Barat menuju Timur (Lamongan ke Gresik).
Setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga selip ban kiri hingga oleng ke kanan melebihi markah jalan. Dari arah berlawanan melaju Bus Rajawali Indah yang dikemudikan Suwarno, asal Tuban. Terjadilah tabrakan adu banteng.
- Sidrap Siapkan “Senjata Baru” dari Beras! Surplus 300 Ribu Ton Lebih, Investor Mulai Melirik
- Di Balik Pertemuan PLN dan Bupati Wajo, Ada Satu Pesan Penting: Listrik Kini Bukan Lagi Sekadar Lampu Menyala
- Momentum Hari Anak Nasional, Kemenkum Sulsel Siap Kawal Perlindungan Perempuan, Anak dan Pekerja Migran
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Mobil Panther tersebut memuat 7 penumpang, termasuk pengemudinya. Sementara bus terdapat
Berikut ini daftar korban meninggal dunia penumpang mobil Panther.
- Muhammad Aqib, 27 tahun, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban. (Yang berangkat umrah)
- Besar, 65 tahun, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban
- Lislikah, 53 tahun, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban
- Wiwik Sunarti, 43 tahun, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban
- Akhmad Basuki, 49 tahun, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban (pengemudi)
- M. Al Fatih, 3 tahun, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban
- Hafiz Gandawiharja, 17 tahun, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban
Daftar Korban Luka
- Sidrap Siapkan “Senjata Baru” dari Beras! Surplus 300 Ribu Ton Lebih, Investor Mulai Melirik
- Di Balik Pertemuan PLN dan Bupati Wajo, Ada Satu Pesan Penting: Listrik Kini Bukan Lagi Sekadar Lampu Menyala
- Momentum Hari Anak Nasional, Kemenkum Sulsel Siap Kawal Perlindungan Perempuan, Anak dan Pekerja Migran
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
- Khoirul Anam, 22 tahun, asal Bojonegoro, kenek bus (patah tulang)
- Suwarno, 46 tahun, asal Tuban, sopir bus (patah tulang).
(Redho)








Tinggalkan Balasan