Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7362 Lihat semua

JAKARTA, FAKTA1.COM — Prestasi gemilang dan membanggakan kembali lahir dari dunia pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Mansur, seorang guru matematika dari SMP Negeri 2 Pangsid, sukses menorehkan tinta emas di kancah nasional dengan keluar sebagai pemenang dalam ajang bergengsi AI Talent Nusantara untuk kategori Co-Innovation with AI.

​Ajang yang memperebutkan gelar terbaik di tingkat nasional ini memuncak pada babak final yang diselenggarakan di Garuda Spark Innovation Hub (Ganara Art), Jakarta, Jumat (5/6/2026). Mansur berhasil menyisihkan 30 peserta terbaik dari berbagai penjuru tanah air setelah melalui proses kurasi dan penilaian yang ketat dari dewan juri.

Festival AI Talent Nusantara sendiri merupakan kolaborasi strategis antara Fokus Target Solusi, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Ekonomi Kreatif (Ekraf), serta raksasa teknologi dunia, Microsoft.
​Hadirkan MathMentorAI: Solusi Digital dari Daerah Rural
​Dalam kompetisi tersebut, Mansur memukau para juri dengan menampilkan karya inovasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang diberi nama MathMentorAI.

Inovasi ini dirancang khusus sebagai sahabat belajar matematika bagi siswa SMP, utamanya yang berada di daerah rural (pedesaan), untuk mendukung kemandirian belajar.


​Mansur menjelaskan bahwa MathMentorAI lahir dari kegelisahan personalnya saat melihat banyak siswa yang kesulitan memahami matematika hingga kehilangan semangat belajar.

Melalui MathMentorAI, ia menghadirkan pendamping belajar digital yang interaktif, tidak pernah lelah menjelaskan, bebas dari kesan menghakimi, dan selalu siap menemani siswa kapan saja.

​”MathMentorAI hadir bukan untuk menggantikan peran guru di kelas, melainkan memperkuat peran guru dengan memberikan penjelasan yang sabar, jelas, dan kontekstual sesuai dengan kearifan kehidupan lokal siswa,” ujar Mansur.

​Hebatnya, dalam rangkaian acara tersebut, kapasitas Mansur juga diakui secara luas. Ia tidak hanya dinilai dari karyanya, tetapi juga dipercaya menunjukkan bagaimana inovasi lokal dapat menjadi inspirasi nyata bagi transformasi digital di dunia pendidikan.

MathMentorAI kini diproyeksikan mampu menjadi model pembelajaran digital yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah

lain di Sulawesi Selatan, bahkan di seluruh Indonesia.

Dukungan Pemkab Sidrap dan Kolaborasi Teknologi Global
​Capaian luar biasa ini disambut haru dan bangga oleh Mansur. Usai menerima penghargaan, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mengawal langkahnya hingga meraih podium tertinggi di ibu kota.


​”Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang, khususnya Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang selalu memberikan dukungan penuh (support), serta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap atas ruang dan kepercayaannya,” ungkap Mansur hangat.

​Ia juga menyampaikan rasa terima kasih khusus kepada pihak-pihak yang memfasilitasi lahirnya MathMentorAI.

​”Terima kasih juga kepada pihak Microsoft yang telah menyediakan tools teknologi secara gratis sehingga inovasi ini bisa terwujud dengan matang. Serta kepada pihak pelaksana, Fokus Target Solusi, yang telah memberikan panggung luar biasa bagi kami untuk menyampaikan inovasi dari daerah,” tambahnya.

​Inspirasi untuk Ekosistem Digital Inklusif
​Ajang AI Talent Nusantara diadakan untuk mendorong kolaborasi, eksplorasi, dan inovasi berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan riil masyarakat Indonesia.

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem talenta AI yang inklusif, memperkuat literasi digital, serta menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan era transformasi teknologi.

​Keberhasilan guru dari SMPN 2 Pangsid ini sekaligus menegaskan pesan kuat bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk melahirkan karya berdampak luas.

Teknologi mutakhir dapat diintegrasikan secara apik dengan kebutuhan nyata di ruang-ruang kelas.
​Sebagai penutup, Mansur memberikan pesan motivasi yang menyentuh bagi rekan-rekan sejawatnya di seluruh Indonesia.

​”Inovasi tidak harus selalu lahir dari kota-kota besar. Inovasi bisa lahir dari mana saja, dari keberanian seorang guru untuk terus mencoba, gagal, dan berani mencoba lagi demi masa depan anak didik kita,” pungkasnya optimis. (F1)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.