Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 8075 • Lihat semua

KONAWE, FAKTA1.COM — Pemerintah Kabupaten Konawe menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada Kelurahan Anggaberi, Kecamatan Anggaberi, dalam mengikuti penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Nasional pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Dukungan tersebut tidak hanya berupa pembinaan administrasi, tetapi juga mencakup penguatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi ekonomi, penataan lingkungan, hingga koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan) Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe, H. Gunawan Samad, S.P., M.Si., yang hadir mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe dalam kegiatan penilaian tersebut, mengatakan Kelurahan Anggaberi memiliki sejumlah potensi yang dapat terus dikembangkan.

Menurut H. Gunawan, salah satu potensi utama yang menjadi perhatian adalah sektor pertanian. Kabupaten Konawe sendiri dikenal sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Sulawesi Tenggara.

“Perlu saya sampaikan bahwa Kabupaten Konawe memiliki potensi sektor unggulan, yaitu sektor pertanian atau biasa kita kenal sebagai lumbung pangan di Sulawesi Tenggara. Kelurahan Anggaberi juga memiliki potensi di sektor pertanian,” kata H. Gunawan saat diwawancarai.

Ia menjelaskan, sektor pertanian bersama sektor industri turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe yang berdasarkan data yang disampaikannya mencapai 14,94 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe ini di angka 14,94 persen yang disumbangkan oleh sektor pertanian maupun sektor industri,” ujarnya.

H. Gunawan menambahkan, Pemerintah Kabupaten Konawe memberikan dukungan kepada Kelurahan Anggaberi secara terpadu melalui koordinasi lintas OPD.

Pembinaan tersebut meliputi administrasi dan tata kelola pemerintahan, penataan lingkungan dan infrastruktur, pengembangan sumber daya ekonomi, pelestarian budaya, hingga peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.

“Kami melakukan pembinaan secara terpadu melalui koordinasi lintas OPD, bagaimana pembinaan administrasi tata kelola pemerintahan, penataan lingkungan dan infrastruktur, sumber daya ekonomi, pelestarian budaya dan juga peningkatan pelayanan masyarakat di Kelurahan Anggaberi,” jelasnya.

Khusus sektor pertanian, H. Gunawan menilai pengembangannya perlu terus didorong karena menjadi salah satu sektor unggulan daerah.

Menurutnya, pengembangan pertanian tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi daerah, serta mengoptimalkan sumber daya secara berkelanjutan.

Terkait keikutsertaan Kelurahan Anggaberi dalam lomba, H. Gunawan menegaskan Pemerintah Daerah memberikan dukungan penuh.

“Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk administrasi, tetapi juga melalui pembinaan, pendampingan, koordinasi lintas sektor, serta penguatan program dan inovasi yang ada di kelurahan,” katanya.

Ia berharap keikutsertaan Kelurahan Anggaberi tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Lomba ini juga kami jadikan sebagai sarana evaluasi untuk melihat sejauh mana program-program pemerintah benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.

H. Gunawan mengatakan, pembinaan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan perangkat daerah terkait. Pemerintah daerah melakukan koordinasi, monitoring dan evaluasi terhadap berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian.

Aspek tersebut antara lain penyelenggaraan pemerintahan, administrasi, pelayanan masyarakat, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, inovasi, lingkungan hingga kelembagaan.

Ia juga mengingatkan agar seluruh dokumen dan data yang disampaikan dalam penilaian benar-benar menggambarkan kondisi nyata di lapangan.

“Dengan demikian, persiapan lomba tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga menunjukkan hasil pembangunan dan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tuturnya.

H. Gunawan menilai Kelurahan Anggaberi memiliki potensi yang cukup baik, khususnya dalam hal partisipasi masyarakat, inovasi pelayanan, pemberdayaan masyarakat, serta kemampuan mengembangkan potensi wilayah.

Menurut dia, kekuatan utama kelurahan tersebut terletak pada sinergi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat, RT/RW, lembaga kemasyarakatan, dunia usaha dan stakeholder lainnya.

“Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Kami melihat bahwa kelurahan ini tidak hanya memiliki potensi secara administratif, tetapi juga memiliki semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat yang menjadi bagian penting dalam keberhasilan pembangunan kelurahan,” jelasnya.

Ia berharap pengalaman dan berbagai inovasi yang dikembangkan Kelurahan Anggaberi nantinya dapat menjadi contoh yang bisa diterapkan di kelurahan lainnya.

“Prestasi dalam lomba memang menjadi salah satu target, tetapi yang paling penting adalah bagaimana semangat dan hasil dari kegiatan ini dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas H. Gunawan.

Sementara itu, Lurah Anggaberi, Adnan, S.Sos., mengatakan pihaknya terus mendorong sejumlah program unggulan yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, pemberdayaan, kebersihan dan lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Menurut Adnan, pemerintah kelurahan juga terus melakukan inovasi pelayanan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan dan akuntabel.

“Program unggulan kami pada prinsipnya berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kebersihan dan lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan di Kelurahan Anggaberi tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah kelurahan. Karena itu, masyarakat terus dilibatkan dalam setiap tahapan program.

“Keberhasilan pembangunan kelurahan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah kelurahan, tetapi juga oleh partisipasi aktif seluruh masyarakat. Inovasi yang kami lakukan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Adnan.

Ia mengatakan, partisipasi masyarakat selama ini cukup baik. Masyarakat dilibatkan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi kegiatan.

Pelibatan tersebut dilakukan melalui RT/RW, lembaga pemberdayaan masyarakat, kelompok perempuan, pemuda, tokoh masyarakat serta kelompok-kelompok lainnya.

“Kami juga terus membangun komunikasi dengan masyarakat agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka. Prinsip kami adalah masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama pembangunan di kelurahan,” jelasnya.

Adnan menuturkan, salah satu capaian yang ingin terus didorong adalah meningkatnya kualitas pelayanan serta semakin aktifnya masyarakat dalam pembangunan kelurahan.

Ia menyebut adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, mengikuti kegiatan pemberdayaan, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan.

Di sektor pelayanan, pemerintah kelurahan terus berupaya memberikan pelayanan yang lebih cepat, tertib dan transparan. Sementara dalam bidang pemberdayaan, masyarakat didorong untuk mengembangkan potensi yang dimiliki guna meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan keluarga.

“Bagi kami, indikator keberhasilan bukan hanya mendapatkan penghargaan dalam lomba, tetapi bagaimana program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dapat terus berjalan setelah kegiatan penilaian selesai,” ungkapnya.

Adnan mengatakan, pihaknya tentu menargetkan hasil terbaik dalam penilaian tersebut dan berharap dapat membawa nama baik Kabupaten Konawe.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa lomba tersebut juga menjadi momentum bagi Kelurahan Anggaberi untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan pelayanan publik.

“Kami berharap melalui lomba ini semakin banyak inovasi dan potensi kelurahan yang dapat dikembangkan. Kami juga berharap seluruh masyarakat tetap kompak dan memberikan dukungan, karena prestasi kelurahan merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah kelurahan, masyarakat, RT/RW, lembaga kemasyarakatan serta seluruh stakeholder,” katanya.

Adnan menegaskan Kelurahan Anggaberi siap mengikuti seluruh tahapan penilaian dengan penuh tanggung jawab.

“Apapun hasilnya nanti, kami akan menjadikan kegiatan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Mewakili Konawe di Tingkat Nasional, Kelurahan Anggaberi Andalkan Sektor Pertanian dan Sinergi Masyarakat

Terima kasih telah membaca artikel ini. Temukan informasi dan berita terbaru lainnya melalui kanal resmi kami.

Ikuti informasi terbaru melalui Saluran WhatsApp .