Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7434 Lihat semua

SIDRAP, FAKTA1.COM — Suasana khidmat bercampur sukacita menyelimuti Lapangan Andi Cammi Rappang pada Selasa (16/6/2026). Ribuan masyarakat berkumpul dalam rangka menyambut fajar baru kalender Islam, 1 Muharram 1448 Hijriah. Bukan sekadar perayaan, kegiatan Karnaval Semarak Muharram tingkat Kecamatan Panca Rijang ini hadir sebagai ruang syiar untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus memperkokoh karakter generasi muda robbani.

​Defile bernuansa islami yang diikuti oleh ribuan peserta—mulai dari anak-anak Taman Kanak-kanak (TK), pelajar, hingga masyarakat umum—dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah.

​Turut hadir menyaksikan momentum penuh berkah ini, Camat Panca Rijang Faradilla Bakri bersama jajaran Forkopimca, pengurus Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Panca Rijang, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.

​Mengukir Akhlak, Bukan Sekadar Seremonial
​Dalam sambutannya yang sarat akan pesan religius, Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menyampaikan apresiasi mendalam kepada PHBI Panca Rijang dan seluruh elemen masyarakat yang telah bersinergi menghidupkan syiar Islam di Bumi Nene Mallomo.

​“Kami mengapresiasi PHBI Kecamatan Panca Rijang dan seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan mulia ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga momentum Tahun Baru Islam ini mendatangkan keberkahan dan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam membentengi generasi muda kita,” ungkap Nurkanaah.

​Beliau menekankan bahwa pergantian tahun hijriah sepatutnya tidak berlalu begitu saja sebagai rutinitas tahunan. Lebih dari itu, Muharram harus menjadi madrasah kehidupan untuk menempa keimanan.
​“Kami ingin anak-anak dan generasi muda kita mampu memaknai setiap Hari Besar Umat Islam sebagai momentum spiritual. Ini adalah saat yang tepat untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta

menumbuhkan akhlakul karimah (akhlak yang terpuji) dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

​Seruan Hijrah Menuju Sidrap yang Berakhlak
​Sesuai dengan hakikat makna “Hijrah” yang dicontohkan Rasulullah SAW, Nurkanaah mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sidrap untuk melakukan refleksi diri (muhasabah) dan berhijrah secara maknawi.

​“Mari kita jadikan tahun baru 1448 Hijriah ini sebagai titik awal untuk berhijrah. Meninggalkan hal-hal yang kurang baik menuju hal-hal yang diridhai Allah, mengubah perilaku negatif menjadi positif, demi mewujudkan masyarakat Sidrap yang maju, sejahtera, dan berakhlak mulia,” ajaknya dengan penuh semangat.

​Secara khusus, pesan menyentuh juga dititipkan kepada para pelajar yang memadati lapangan. Beliau mengingatkan bahwa menuntut ilmu adalah bagian dari ibadah dan jihad di jalan Allah.

​“Anak-anakku sekalian, teruslah giat belajar dan asah potensi diri. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat dan berkualitas secara spiritual, agar kelak dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah yang kita cintai ini,” pesannya.

​Kemeriahan yang Sarat Makna
​Karnaval berjalan dengan sangat meriah namun tetap menjaga kekhusyukan. Sepanjang rute, para peserta menampilkan berbagai kreativitas islami, mulai dari lantunan selawat yang menggema, busana Muslimah yang anggun, hingga replika simbol-simbol kejayaan Islam.

​Melalui kegiatan ini, Kecamatan Panca Rijang berhasil membuktikan bahwa menyambut Tahun Baru Islam dapat dilakukan dengan cara yang kreatif, edukatif, dan sarat akan nilai-nilai dakwah. Semoga tahun 1448 Hijriah membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh umat. (*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.