
Karubaga, Tolikara, Fakta1.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat kembali ditegaskan oleh Bupati Tolikara, Wilem Wandik, saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Tolikara, Selasa (2/6/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026. Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tolikara, Elisabet Y. Flassy Wandik, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Tolikara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Selain menyapa dan memberikan dukungan moral kepada pasien yang sedang menjalani perawatan, rombongan juga meninjau secara langsung kondisi pelayanan kesehatan yang diberikan rumah sakit kepada masyarakat.
Bupati Wilem Wandik mengatakan, kehadiran pemerintah daerah di rumah sakit bukan hanya untuk memberikan semangat kepada para pasien, tetapi juga memastikan pelayanan kesehatan terus ditingkatkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Hari ini, dalam rangka HKG PKK ke-54, kami mengunjungi RSUD Tolikara untuk melihat secara langsung kondisi pasien yang sedang dirawat. Kami juga mendoakan mereka agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga. Kehadiran kami di sini diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para pasien dalam menjalani proses penyembuhan,” ujar Wilem Wandik.
- Sidrap Matangkan Penempatan KKN Kesehatan Unhas, Wabup Tekankan Peran Desa Lawan Stunting
- Wajo Tembus 15 Kali WTP Beruntun, Konsistensi Birokrasi Jadi Kunci Ketahanan Tata Kelola
- Wajo Bangun Tameng Hukum Kekayaan Intelektual, Sutera Sengkang Hingga UMKM Masuk Perlindungan Negara
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Dalam kunjungan tersebut, Bupati mengaku masih menemukan sejumlah kebutuhan yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama terkait peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan di RSUD Tolikara.
Menurutnya, salah satu langkah strategis yang saat ini tengah didorong adalah peningkatan status RSUD Tolikara menjadi Rumah Sakit Tipe C. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperluas cakupan pelayanan kesehatan dan meningkatkan kualitas layanan medis bagi masyarakat.
- Sidrap Matangkan Penempatan KKN Kesehatan Unhas, Wabup Tekankan Peran Desa Lawan Stunting
- Wajo Tembus 15 Kali WTP Beruntun, Konsistensi Birokrasi Jadi Kunci Ketahanan Tata Kelola
- Wajo Bangun Tameng Hukum Kekayaan Intelektual, Sutera Sengkang Hingga UMKM Masuk Perlindungan Negara
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Yang menjadi perhatian kami saat ini adalah bagaimana mendorong percepatan peningkatan status RSUD Tolikara menjadi Rumah Sakit Tipe C. Dengan
Selain peningkatan status rumah sakit, Pemerintah Kabupaten Tolikara juga tengah memperjuangkan kehadiran layanan hemodialisa atau cuci darah di RSUD Tolikara. Layanan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit di luar daerah untuk mendapatkan perawatan penyakit ginjal.
Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan memperoleh respons positif terkait rencana pembangunan fasilitas kesehatan yang lebih representatif di Karubaga.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan di Jakarta, dan pemerintah pusat telah menyatakan kesediaannya untuk mendukung pembangunan rumah sakit tipe C di Karubaga. Selain itu, kami juga mendorong agar RSUD Tolikara dapat menjadi rumah sakit rujukan layanan cuci darah. Ini menjadi harapan besar bagi masyarakat karena ke depan pasien tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan pelayanan tersebut,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wilem Wandik berharap kehadiran rumah sakit tipe C dan layanan hemodialisa dapat menjadikan RSUD Tolikara sebagai salah satu pusat rujukan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Lapago, Papua Pegunungan.
“Kami ingin RSUD Tolikara berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang mampu melayani masyarakat tidak hanya dari Tolikara, tetapi juga dari wilayah Lapago. Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih berkualitas bagi masyarakat,” tegasnya.
Upaya peningkatan status RSUD Tolikara tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Tolikara.(fs)








Tinggalkan Balasan